Aceh Singkil sebagai salah satu Kabupaten Daerah Tujuan Wisata di
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam mempunyai potensi yang cukup besar bagi
pengembangan sektor pariwisata karena memiliki keindahan, kekayaan alam dan
kehidupan sosial budaya serta peninggalan – peninggalan sejarah yang semuanya
dapat dijadikan objek wisata. Alam Aceh Singkil yang begitu menakjubkan dan
mempesona belum dapat di manfaatkan secara maksimal, banyak sekali potensi
wisata yang selama ini terpendam, diantaranya adalah wisata bahari yang saat
ini sudah mulai dikembangkan.
Salah
satu potensi yang dapat dikembangkan sebagai lokasi Wisata Bahari adalah Pulau
Banyak. Sebagai daerah kepulauan, Pulau Banyak selain memiliki laut
yang cukup luas juga pantai yang sangat panjang dan indah, pantai Pulau Banyak
tidak kalah dengan Bali. Pasir putihnya lebih lembut dari Legian Bali, lambaian
daun- daun kelapa yang rindang semakin memperindah suasana tamasya dengan
pemandangan alam pantai tropis. Indahnya panorama Sunset juga menjadi tontonan
tersendiri yang mengasyikkan.
Keadaan umum Pulau Banyak

Kecamatan
Pulau Banyak merupakan satu- satunya Kecamatan Kepulauan di Kabupaten Aceh
Singkil, luas wilayah secara keseluruhan adalah 27,196 Ha. Pulau Banyak yang
terdiri dari gugusan pulau- pulau berbatasan langsung dengan Samudra Hindia,
tepatnya di ujung sebelah barat Pulau Sumatera.
Aksesibilitas
Pulau Banyak hanya dapat dicapai melalui perjalanan laut dengan sarana angkutan berupa boat (Kapal Motor). Pulau Banyak dapat dicapai dari :
Pulau Banyak hanya dapat dicapai melalui perjalanan laut dengan sarana angkutan berupa boat (Kapal Motor). Pulau Banyak dapat dicapai dari :
- Singkil (3 – 4 jam)
- Sibolga (9 – 12 jam)
- Nias (6 – 8 jam)
- Teluk Jamin (6 – 8 jam)
Akses paling mudah menuju Pulau
Banyak adalah dari Kota Singkil ibukota Aceh Singkil. Transportasi menuju Pulau
Banyak dilayari oleh boat reguler setiap hari Senin, Kamis dan Jum’at. Selain
itu calon penumpang juga dapat menyewa/rental kapal atau speed boat.
……………………………………………
Surfing
Terdapat 12
titik ombak untuk selancar yang cukup panjang dan mencapai ketinggian 6 meter
yang tersebar di pulau Bangkaru, ujung Silingar dan bagian selatan Pulau
Tuangku. Titik selancar yang paling banyak dikunjungi oleh peselancar adalah
pantai Amandangan dan pantai Pelanggaran di pulau Bangkaru.
Ombak Pulau Banyak yang menggoda peselancar pertama sekali ditemukan
oleh Marcus Keeshan pada tahun 2001. Yang kemudian dia mempublikasikan
kehebatan ombak Bangkaru sebagai tempat surfing terbaik di dunia. Menurutnya
ombak di kawasan ini sangat ideal bagi peselancar kelas dunia karena tingginya
mencapai 6 meter. Begitu pula lokasinya. Airnya dingin, ikan hiu jarang
terdapat, tempat berselancar berada satu sampai dua meter diatas karang dan
musim selancar relatif panjang.Scuba Diving
Menikmati keindahan
keanekaragaman hayati terumbu karang dilakukan dengan dua cara. Pertama, pada
bagian perairan dangkal dengan menggunakan perahu yang lantainya atau bagian
dinding bawah perahu itu terdiri atas gelas kaca tembus pandang. Dengan
demikian penumpang perahu dapat melihat apa- apa yang ada dibawah perahu.
Kedua, dengan menggunakan perlengkapan menyelam khususnya untuk tempat-
tempat yang dalam yang tidak mungkin dapat dilihat dengan perahu yang lantainya
tembus pandang yaitu peralatan Scuba Diving.
Laut Pulau
Banyak menyajikan pemandangan alam. Keunikan laut berupa terumbu karang
dengan flora dan fauna laut yang khas yaitu tumbuhan laut dan ikan- ikan karang
yang beraneka ragam warna dan berbagai ukuran. Beberapa areal pariwisata di
daerah ini adalah Pantai Pulau Tailana, Rago- rago, Matahari, Pabisi dan
Sikandang. Kebanyakan di daerah ini merupakan tempat yang indah dengan pantai
yang berkarang dan airnya yang jernih, sehingga karang- karang yang berada pada
kedalaman lebih dari 3 meter terlihat jelas dari atas perahu.
Satwa Langka
Perjalanan para wisatawan ke Pulau Banyak belum sempurna jika belum
menuju Pulau Bangkaru. Perjalanan yang menarik adalah ketika melihat Penyu
bertelur setiap malam. Ataupun melihat bayi- bayi penyu merangkak ke laut pada
saat matahari terbit. Pantai Amandangan dan Pelanggaran di Pulau Bangkaru
merupakan kawasan wisata yang menarik khususnya untuk wisatawan yang berminat
melakukan penyelidikan terhadap Penyu yang setiap malamnya memenuhi pasir putih
pantai Amandangan.
Beberapa
jenis penyu:
- Penyu Hijau
- Penyu Belimbing
- Penyu Sisik
Wisata Penjelajahan (Adventure)
Penjelajahan dapat dilakukan di pulau Tuangku. Penjelajahan ini berupa
Treking yaitu berjalan kaki menyelusuri hamparan hutan sambil menikmati
keindahannya. Perjalanan dapat dimulai dari
Kampong Haloban dan disepanjang perjalanan wisatawan dapat melihat
Kancil, Beo Nias, Tupai, Babi Hutan dan Kupu- kupu beraneka warna. Juga
terdapat Goa Kelelawar dan Goa Sarang Burung Walet. Hutan Pulau Tuangku sangat
menarik dan masih tergolong utuh. Buaya Muara (Crocodylus Porosus) terkadang
muncul di perairan sungai di pedalaman hutan Pulau Tuangku, ukurannya yang
sangat besar jarang dijumpai di tempat lain.
Sumber: www.pulaubanyak.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar